Denting.netKabar pertama yang Anda dengar

Nasional · Nasional

Empat Kelompok Gelar Aksi di Depan DPR RI Hari Ini, Tuntutan Beragam hingga Dukungan MBG

Empat kelompok menggelar aksi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis 27 Agustus 2026. Tuntutan mulai RUU Perampasan Aset hingga dukungan MBG.

Andi Saputra

1 hari lalu · 3 menit baca

Empat Kelompok Gelar Aksi di Depan DPR RI Hari Ini, Tuntutan Beragam hingga Dukungan MBG

Foto: Dokumentasi Redaksi Denting.net

JAKARTA, DENTING.NET – Kawasan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, kembali menjadi titik berkumpul massa dari berbagai elemen masyarakat pada Kamis (27/8/2026).

Sedikitnya empat kelompok dijadwalkan menggelar aksi dengan membawa tuntutan yang berbeda. Aspirasi yang disampaikan mencakup desakan pengesahan RUU Perampasan Aset, persoalan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, kritik terhadap sejumlah kebijakan pemerintah, hingga dukungan terhadap program Presiden Prabowo Subianto.

Perbedaan agenda tersebut membuat kawasan sekitar kompleks parlemen menjadi salah satu pusat penyampaian aspirasi masyarakat pada hari ini.

  • AMPB Desak RUU Perampasan Aset Segera Disahkan

Salah satu kelompok yang menggelar aksi adalah Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).

Massa AMPB menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya mendesak DPR RI segera mengesahkan RUU Perampasan Aset.

Selain itu, mereka juga menyerukan penerapan hukuman mati bagi pelaku tindak pidana korupsi.

AMPB turut meminta DPR RI memberikan pernyataan sikap secara tertulis sebagai bentuk komitmen terhadap percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset.

  • AMDB Soroti Harga Kebutuhan Pokok

Aksi lainnya datang dari Aliansi Masyarakat Depok Bersatu (AMDB).

Kelompok tersebut membawa tiga tuntutan utama, yakni mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset, meminta penerapan hukuman mati bagi koruptor, serta mendorong pemerintah mengambil langkah untuk menurunkan harga kebutuhan pokok.

Sebelum menuju Jakarta, massa AMDB dijadwalkan melakukan aksi di depan Kantor DPRD Kota Depok. Setelah itu, mereka bergerak menuju kompleks DPR RI untuk bergabung dengan massa AMPB.

Berdasarkan data pengerahan massa, AMDB disebut menyiapkan sekitar 2.000 warga untuk mengikuti aksi di Jakarta.

  • GERAM Sampaikan 10 Tuntutan

Sementara itu, Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) membawa agenda yang lebih luas dengan sedikitnya 10 tuntutan.

Aksi GERAM melibatkan unsur mahasiswa dan masyarakat sipil. Tuntutan yang disampaikan mencakup persoalan politik, ekonomi, sosial, hingga sejumlah kebijakan pemerintah.

GERAM antara lain menyerukan agar Prabowo-Gibran diadili serta meminta pertanggungjawaban politik atas kebijakan pemerintah.

Mereka juga mendesak penghentian program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Di bidang ekonomi, GERAM menyoroti kebijakan perpajakan yang dinilai membebani masyarakat, sekaligus meminta penurunan harga kebutuhan pokok dan peningkatan upah buruh.

Tuntutan lainnya meliputi pendidikan dan kesehatan gratis, penetapan bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sumatera sebagai bencana nasional, pemenuhan hak pekerja rumah tangga, serta penghentian pembangunan batalyon dan pelaksanaan demilitarisasi.

GERAM juga menyerukan penghentian kriminalisasi terhadap aktivis. Mereka meminta aset hasil tindak pidana korupsi disita dan dimanfaatkan untuk mendukung sektor pendidikan, kesehatan, serta pemulihan wilayah terdampak bencana.

Massa GERAM diperkirakan mencapai sekitar 1.000 orang dengan aksi yang dijadwalkan berlangsung di depan Gedung DPR RI pada sekitar pukul 14.00 WIB.

  • RMP4 Datang Membawa Dukungan untuk Program Pemerintah

Berbeda dengan kelompok lainnya, Relawan Madura Pengawal Program Presiden Prabowo (RMP4) justru datang dengan agenda mendukung sejumlah program pemerintah.

Salah satu program yang mendapat dukungan dari RMP4 adalah Makan Bergizi Gratis (MBG). Sikap tersebut berbanding terbalik dengan GERAM yang sebelumnya menyerukan penghentian program tersebut.

RMP4 disebut menyiapkan sekitar 500 tiket keberangkatan bagi warga Bangkalan, Jawa Timur, untuk menuju Jakarta dan mengikuti aksi.

Kehadiran sejumlah kelompok dengan agenda yang berbeda menunjukkan beragamnya aspirasi yang disampaikan masyarakat di kawasan parlemen pada Kamis hari ini.

Di satu sisi terdapat kelompok yang mendesak perubahan kebijakan dan pengesahan regulasi, sementara di sisi lain terdapat kelompok yang menyatakan dukungan terhadap program pemerintah.

Situasi tersebut membuat kawasan Gedung DPR RI menjadi salah satu titik utama penyampaian aspirasi masyarakat di Jakarta pada 27 Agustus 2026.

Bagikan Berita