News · Nusa Tenggara Timur
BNPB: Korban Meninggal Akibat Gempa NTT Capai 91 Jiwa, Mayoritas Tertimpa Reruntuhan
Lebih dari separuh korban jiwa disebabkan tertimpa reruntuhan bangunan saat gempa M7,7 mengguncang NTT pada 15 Agustus lalu.

Foto: Dokumentasi Redaksi Denting.net
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui data korban gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus lalu, dengan jumlah korban meninggal dunia mencapai 91 orang. BNPB mencatat sekitar 51 persen dari total korban jiwa disebabkan oleh reruntuhan bangunan saat gempa terjadi.
Di Kabupaten Manggarai Timur, salah satu wilayah terdampak paling parah, tercatat belasan ribu warga mengungsi — sebagian besar mengungsi secara mandiri ke lokasi yang mereka anggap aman, sementara sisanya ditampung di sejumlah posko pengungsian resmi yang didirikan pemerintah daerah bersama BNPB.
Proses evakuasi dan distribusi bantuan darurat masih terus berlangsung, dengan sejumlah tantangan di lapangan seperti akses jalan menuju wilayah pegunungan yang sulit dijangkau kendaraan besar.
Pemerintah provinsi NTT menyatakan saat ini fokus penanganan masih pada tahap tanggap darurat di tujuh kabupaten terdampak di wilayah Flores, sebelum masuk ke tahap pemulihan jangka panjang.
(Sumber: BNPB, Kompas.com)
Berita Terkait

Polda Metro Amankan 65 Orang Diduga Hendak Tunggangi Demo di Jakarta, Dua Ditahan
13 jam lalu

Gempa M6,2 Guncang Maluku Barat Daya, Tak Ada Kerusakan
13 jam lalu

Empat Kelompok Gelar Aksi di Depan DPR RI Hari Ini, Tuntutan Beragam hingga Dukungan MBG
14 jam lalu